← Semua cerita

Swedia

Studi S2 & Profesionalisme di Swedia

“Strategi, Beasiswa, dan Kehidupan di Negara Nordik”

Ngobrol Global episode kedua menghadirkan Yahya Nashihur Rodhi, mahasiswa Master program Civil and Architectural Engineering di KTH Royal Institute of Technology, Swedia. Sebagai mantan profesional di Indonesia, Mas Yahya membagikan pengalamannya dalam meraih beasiswa, menyesuaikan diri di negara Nordik, dan menjaga semangat serta profesionalisme selama studi di luar negeri.

Pilihan Beasiswa untuk Studi di Swedia

  1. Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)full scholarship dari pemerintah Swedia untuk profesional dengan pengalaman kerja minimal 3.000 jam
  2. Pioneering Women in STEM — diperuntukkan khusus bagi perempuan yang akan mengambil studi di bidang STEM
  3. Beasiswa kampus — setiap universitas seperti KTH, Lund, Uppsala, Stockholm, dan Karolinska memiliki beasiswa parsial atau penuh; cek langsung ke laman masing-masing kampus
  4. LPDP — beasiswa penuh dari pemerintah Indonesia dengan berbagai skema, termasuk untuk ASN dan afirmasi
  5. Erasmus+ — beasiswa Uni Eropa yang juga mencakup beberapa universitas di Swedia

Tips Mendapatkan Beasiswa

  • Jujur dan menjadi diri sendiri dalam seluruh proses seleksi
  • Konsisten dalam menyelaraskan tujuan studi dan rencana kontribusi
  • Jangan takut gagal: lebih baik sedih karena gagal daripada sedih karena tidak pernah mencoba

Mengapa Swedia?

Swedia dikenal dengan lingkungan belajar dan hidup yang kolaboratif serta mendukung keseimbangan hidup:

  • Kolaborasi kuat antara industri, akademisi, dan pemerintah (triple helix model)
  • Lingkungan hijau: 70% hutan dan kualitas udara sangat baik
  • Transportasi publik terintegrasi dan tepat waktu
  • Ramah keluarga: izin tinggal mudah, pendidikan dan kesehatan anak gratis, desain kota inklusif

Tantangan dan Adaptasi

  • Perubahan musim ekstrem — suhu dan waktu sholat yang berubah-ubah memerlukan adaptasi fisik dan spiritual
  • Sistem antrian perumahan — menggunakan sistem “credit days” sehingga sulit bagi mahasiswa baru untuk langsung mendapat hunian ideal
  • Biaya hidup — rata-rata 12.000–18.000 SEK per bulan, dengan lebih dari 50% untuk sewa
  • Kultur sosial — masyarakat sangat menghargai ruang pribadi dan kejujuran, tidak banyak basa-basi

Kehidupan Akademik di KTH

  • KTH adalah universitas teknik terbaik di Swedia dengan fleksibilitas kurikulum
  • Mahasiswa dapat memilih mata kuliah lintas disiplin seperti arsitektur, ekonomi, dan lingkungan
  • Sistem belajar mengutamakan kolaborasi tim, riset terapan, dan profesionalisme
  • Dosen berasal dari industri dan aktif melakukan penelitian

Menjaga Profesionalisme dan Spiritualitas

Mas Yahya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran sebagai hamba, kepala keluarga, dan bagian dari komunitas. Profesionalisme tidak hanya untuk akademik atau kerja, tapi juga untuk kehidupan sosial dan spiritual.

Tips menjaga keseimbangan:

  • Tidur cukup, olahraga, makan makanan halal dan thayyib
  • Menjaga niat dan semangat menuntut ilmu
  • Mengingat kembali tujuan awal untuk terus termotivasi

Penutup

Studi di Swedia bukan hanya tentang meraih gelar, tapi juga perjalanan menjadi manusia yang utuh. Sistem pendidikan yang fleksibel, lingkungan hidup yang sehat, dan nilai-nilai kolaboratif menjadikan Swedia tempat ideal untuk berkembang.

“Sedih karena gagal itu biasa. Tapi lebih baik itu daripada tidak pernah mencoba sama sekali.” — Yahya Nashihur Rodhi


Tonton rekaman lengkap: Rekaman Eps. 2 di YouTube Materi presentasi: Materi Eps. 2

⚠️ Catatan pengecekan: link YouTube di atas sama persis dengan link Eps. 3 (iFQv93aENSM) di sumber Notion. Kemungkinan salah salin saat pengisian data — cek ulang rekaman aslinya sebelum publish.

Materi Presentasi

Diskusi